Evaluasi Teknis dan Pendampingan Partisipatif dalam Optimalisasi Sarana Sanitasi Tempat Ibadah Berbasis Komunitas
DOI:
https://doi.org/10.47065/jpm.v7i1.3242Keywords:
Facility Sanitation Maintenance; Participatory Assistance; Place-Of-Worship Sanitation; Sanitation Education; Technical EvaluationAbstract
Musholla Al Amin in Rebalas Village, Grati District, Pasuruan Regency, faced sanitation problems related to toilet feasibility, wet-area safety, the arrangement of the ablution area, drainage flow, access to clean water, and facility maintenance practices. The initial condition showed that the musholla had only one toilet unit, slippery wet-area flooring, an unorganized ablution area, poor drainage flow, and no written sanitation maintenance schedule. This community service program aimed to evaluate the technical condition of sanitation facilities and optimize their function through physical improvement, sanitation education, and community-based participatory maintenance assistance. The program was implemented using a participatory technical assistance approach involving 17 participants, consisting of foundation administrators, musholla administrators, local residents, and facility users. Data were collected through technical observation, semi-structured interviews, needs-assessment discussions, visual documentation, pre-test and post-test assessments, and post-program monitoring. The feasibility of sanitation facilities was assessed based on seven indicators: toilet condition, ablution area, access to clean water, drainage system, floor condition, wet-area safety, and facility cleanliness. The results showed that the sanitation facility's feasibility score increased from 35% before the intervention to 85% after the improvement. In the educational aspect, participants’ understanding of healthy sanitation and facility maintenance increased from 15% in the pre-test to 75% in the post-test. In addition, the frequency of facility maintenance increased from an average of once per week to two to three times per week after the education session and the development of a maintenance commitment. These findings indicate that integrating technical evaluation, physical facility optimization, sanitation education, and participatory assistance can improve the sanitation quality of a place of worship while strengthening community involvement in sustaining facility maintenance.
Downloads
References
Adeswastoto, H., Putra, A. A., Fitri, N., Amanda, P., & Mardani, B. A. (2023). Perencanaan Tempat Wudhu Masjid Iqomatuddin. Journal of Social and Community Service, 2(2), 73–77. https://doi.org/10.31004/jestmc.v2i2.102
Afrisandi, W., Ashari, A. E., & Ahmad, H. (2025). Hubungan Sanitasi Dasar Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kel. Galung Kec.Tapalang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing, 3(1), 17–24. https://doi.org/10.33490/mpc.v3i1.1768
Augia, T., Zulviarina, A., Amalia, H., Risha, I. Y., Ewaldo, M. D., Fahdi, N. K., & Zartin, S. (2023). Peningkatan Sanitasi Masjid di Kelurahan Mata Air Kota Padang Tahun 2022. Jurnal Warta Pengabdian Andalas, 30(2), 332–338. https://doi.org/10.25077/jwa.30.2.332-338.2023
Dhefiana, T., Suhelmi, R., & Hansen, H. (2023). Hubungan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) orang tua dengan kejadian stunting di Kelurahan Air Hitam Kota Samarinda. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1), 20–28. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v16i1.1484
Dickals, E. P., Sintorini, M. M., & Purwaningrum, P. (2023). Sanitasi Lingkungan Sebagai Upaya Penanggulangan Kesehatan Lingkungan. Infomatek, 25(2), 105–116. https://doi.org/10.23969/infomatek.v25i2.9765
Fibrianti, E. A., Thohari, I., & Marlik, M. (2024). Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting di Puseksmas Loceret, Nganjuk. Jurnal Kesehatan, 14(2), 127–132. https://doi.org/10.32763/c1jdm202
Firdanis, D., Rahmasari, N., Arum Azzahro, E., Reza Palupi, N., Santoso Aji, P., Natalia Marpaung, D., & Mirayanti Mandagi, A. (2021). Observasi Sarana Terminal Brawijaya Banyuwangi Melalui Assessment Indikator Sanitasi Lingkungan Tahun 2019. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(2), 56–65. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v14i2.1021
Firdausi, R. A., Thohari, I., Kriswandana, F., & Marlik, M. (2023). Sanitasi Dasar Rumah Dan Perilaku Buang Air Besar Terhadap Kejadian Diare Pada Masyarakat Pesisir (Studi Di Desa Gisik Cemandi Kabupaten Sidoarjo Tahun 2023). Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(2), 72. https://doi.org/10.26630/rj.v17i2.4004
Fitriani, A. D., Putri, A. B., Kamal, F. F., & Febri Nurul Huda, L. A. (2023). Gambaran Fasilitas Sanitasi Gereja di Jawa Tengah. Journal Occupational Health Hygiene and Safety, 1(2), 136–142. https://doi.org/10.60074/johhs.v1i2.8758
Gurusinga, R., Karokaro, T. M., Syara, A. M., Suhaimi, S., Sitepu, S. D. E. U., & Purba, A. S. G. (2021). Penyuluhan Tentang Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene untuk Pencegahan Diare pada Balita. JPK: Jurnal Pengmas Kestra, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.35451/jpk.v1i2.921
Junanda, S. D., Yuliawati, R., Rachman, A., Pramaningsih, V., & Putra, R. (2022). Hubungan Antara Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Wonorejo Samarinda Tahun 2022. Jurnal Kesehatan, 15(2), 199–205. https://doi.org/10.23917/jk.v15i2.19824
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.
Laliyanto, Nurjazuli, N., & Suhartono. (2022). Faktor-Faktor Lingkungan Rumah Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita: Sebuah Kajian Sistematis. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(1), 20–28. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v15i1.1288
Metriana, M., R. Azizah, R. A., Sulistyorini, L., & Yunara, Y. (2024). Sanitasi Lingkungan dan Pengelolaan Sampah pada Kejadian Stunting. Journal of Telenursing (JOTING), 6(2), 1781–1789. https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.10383
Pamuji, T., & Setiawan, U. (2023). Program Revitalisasi Tempat Wudhu dan Toilet Masjid Ar-Raudhoh untuk Menunjang Kegiatan Peribadahan dan Pendidikan Agama Islam di Kampung Tegal Heas Desa Cihanjawar. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 3(3). https://doi.org/10.59818/jpm.v3i3.473
Pramudya, E. D., Avita, A. P. V., & Saputro, S. L. (2025). Peningkatan Kesadaran Kebersihan Masjid Melalui Program Pengabdian Masyarakat di Masjid Al Hidayah Marchamah. Abdi Cendekia?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 383–388. https://doi.org/10.61253/abdicendekia.v4i2.352
Putri, A. P. (2024). Sanitasi Rumah Ibadah (Masjid) dan Perilaku Marbot Masjid di Kota Tanjungpinang. JURNAL MEDIKA USADA, 7(2), 52–61. https://doi.org/10.54107/medikausada.v7i2.283
Ramdaniati, S. N., & Nastiti, D. (2019). Hubungan Karakteristik Balita, Pengetahuan Ibu Dan Sanitasi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang. HEARTY, 7(2). https://doi.org/10.32832/hearty.v7i2.2877
Sa’ban, L. M. A., Sadat, A., & Nazar, A. (2020). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan. Dinamisia?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1). https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4365
Sitorus, C. S., Lengkong, F. D. J., & Palar, N. R. (2023). Pengelolaan Sanitasi pada Fasilitas Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado. JAP: Jurnal Administrasi Publik, IX(2), 40–51. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/46969/41883
Soraya, S., Ilham, I., & Hariyanto, H. (2022). Kajian Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tuan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 98–114. https://doi.org/10.22437/jpb.v5i1.21200
Triana, C. M., Thohari, I., Sulistio, I., Hermiyanti, P., & Rachmaniyah, R. (2024). Hubungan Kondisi Sanitasi Dasar Rumah Dengan Kejadian Diare (Studi di Wilayah RW 5 Sukomanunggal Baru PJKA Kec. Sukomanunggal Kota Surabaya Tahun 2023). Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(3), 126–131. https://doi.org/10.26630/rj.v17i3.4005
Utami, D. S., & Ismah, Z. (2024). Analisis Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Masjid. Menara Medika, 6(2), 354–367. https://doi.org/10.31869/mm.v6i2.5243
Bila bermanfaat silahkan share artikel ini
Berikan Komentar Anda terhadap artikel Evaluasi Teknis dan Pendampingan Partisipatif dalam Optimalisasi Sarana Sanitasi Tempat Ibadah Berbasis Komunitas
ARTICLE HISTORY
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Rif'atul Khusniah, Rofila El Maghfiroh, Kharisma Nur Cahyani, Yehezkiel Septian Yoganata, Yessi Widyasari, Nur Laily Lupita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).












