Skema Dana Non Halal Dalam Penetapan Denda Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Muamalat


Authors

  • Nurul Setianingrum Universitas Islam Negeri Kyai Haji Achmad Shiddiq Jember, Jember, Indonesia
  • Nur Hidayat Universitas Islam Negeri Kyai Haji Achmad Shiddiq Jember, Jember, Indonesia
  • Dina Sabrinatus Soleha Universitas Islam Negeri Kyai Haji Achmad Shiddiq Jember, Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47065/arbitrase.v3i2.458

Keywords:

Non-Halal Funds; Fines; Non-Performing Financing

Abstract

The purpose of this research is to describe the concept of determining fines for non-performing financing at Bank Muamalat. Besides analyzing the implementation of the theory of fines for non-halal financing in non-halal funding schemes. There is a paradox among the public regarding the observance of Islamic banking in driving financial transactions in accordance with Islamic principles. It caused a low level of public knowledge of understanding the concept of Islamic banking. This debate arises when banking transactions are not completely in accordance with sharia principles (there are still elements of Riba, Gharar, and Maysir). Therefore customers' doubts arise in Islamic banking. This study uses a descriptive qualitative research method. The result of this study is the establishment of a fine policy at Bank Muamalat. It is intended for all customers who are not responsible for their financing installment obligations. The nominal fine adjusts the amount of financing proposed by the customer. The practice of setting fines is included in the category of non-halal funds but these funds are channeled back to the people in need through Baitul Maal Muamalat (BMM). This is in accordance with sharia, seen from the theory of non-halal funds in line with the MUI DSN rules and the hadith which states that the addition of debt is usury.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Ifham Sholihin, “Dana Non Halal Pada Lembaga Keuangan Syariah,” Sharianews.com. November 30,2018.

Alimin, A., & Fahlefi, R. (2020). Pelaksanaan Denda atas Nasabah Mampu Penunda Pembayaran Utang di Lembaga Keuangan Syariah. Tsaqafah, 16(1), 51. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v16i1.4006

Frisliani, F. (2019). Penerapan denda Bank Muamalat Palangka Raya dalam perspektif syariah compliance. http://digilib.iain-palangkaraya.ac.id/2377/

Harmoko, I. (2019). ANALISIS PENERAPAN DENDA KETERLAMBATAN PEMBAYARAN ANGSURAN DALAM AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BANK SYARIAH (BERDASARKAN FATWA NO. 17/DSN-MUI/IX/2000). ????, 8(5), 55.

Hisamuddin, N., & Sholikha, I. H. (2014). Persepsi, Penyajian dan Pengungkapan Danan Non Halal pada Baznas dan PKPU Kabupaten Lumajang. Ziswaf, 1(1), 1–36.

Indira Retno Aryatie. “Bolehkah Bank Syariah Mengenakan Denda Karena Nasabah Telat Bayar?,” 2 Juni 2021

Karim, A.2013, Bank Islam: Analisis Fikih dan Keuangan. Jakarta:PT.Rajagrafindo Persada

Lenap, I. P. (2019). Pengungkapan Pendapatan Non-Halal?: Psak 109 Vs Praktik. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 3(2), 94–116. https://doi.org/10.29303/jaa.v3i2.45

Lenap, I. P., Karim, N. K., & Sasanti, E. E. (2021). Pendapatan Non-Halal, Zakat, Dewan Pengawas Syariah dan Reputasi Perbankan Syariah di Indonesia. JAS (Jurnal Akuntansi Syariah), 5(1), 31–43. https://doi.org/10.46367/jas.v5i1.312

Mardani, (2012), Fiqih Ekonomi Syariah, Jakarta: Prenada Media Group.

Muamalat, B. M. (2021). Laporan Keuangan BMM Audited Tahun 2020 Publish.

Muchlis, M., & Hanafi, K. (2021). Paradox Transaksi Non-Halal Pada Perbankan Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 4(1), 39–53. https://doi.org/10.35326/jiam.v4i1.1055

MUI, D. (2000). Sanksi Atas Nasabah Mampu yang Menunda-Nunda Pembayaran. Himpunan Fatwa DSN MUI.

Muhammad.2003.Konstruksi Mudharabah dalam Bisnis Syariah. Yogyakarta: Pusat Study Ekonomi STIS

Mustafa, M. Al. (2020). the Penetapan Denda Terhadap Pembiayaan Bermasalah Pada Perbankan Syariah. AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan Dan Perbankan Syariah, 2(2), 159–175. https://doi.org/10.52490/at-tijarah.v2i2.914

Nafis, M. C. (2011). Teori hukum ekonomi syariah.

Nasional-MUI, D. S. (2018). Fatwa DSN-MUI No. 123/DSN-MUI/XI/2018 Tentang Penggunaan Dana yang Tidak Boleh Diakui Sebagai Pendapatan Bagi Lembaga Keuangan Syariah, Lembaga Bisnis Syariah dan Lembaga Perekonomian Syariah. Dsnmui.or.Id, 021, 1–8. https://drive.google.com/file/d/1ueeutJQGmvFEvYLADqySzeBx_cs2dkde/view

Putri, N., Syaharuddin, S., & Suhartono, S. (2021). Tinjauan Alokasi Dana Non-Halal Dalam Perspektif Shariah Enterprise Theory. ISAFIR: Islamic Accounting and Finance Review, 2(1), 83–97. https://doi.org/10.24252/isafir.v2i1.20714

Rivai Veithzal dan Ariyan Arifin, Islamic Banking (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010)

Sholihin, Ahmad Ifham. 2018. Dana Non Halal Pada Lembaga Keuangan Syariah. sharianews.com.

Sigit, P., Saepudin, A., Bahri, S., & Purnama, Y. (2021). Implementasi Denda Pada Akad Murabahah Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Di BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS). EKSISBANK: Ekonomi Syariah Dan Bisnis Perbankan, 5(1), 131–146. https://doi.org/10.37726/ee.v5i1.113

Subhan. (2021). Pengungkapan Pendapatan Non Halal pada Laporan Keuangan Bank Umum Syariah. AKTSAR: Jurnal Akuntansi Syariah, 4(1), 67. https://doi.org/10.21043/aktsar.v4i1.9690

Sudarsono, Kamus Hukum (Jakarta:Rineka Cipta,2007).

Sugiono, (2015), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta

Sunan an-nasa'i bisyarhi al-hafidz Jaluddin as-suyuti / Imam Dasa'i, Jalaluddin As-Suyuthi, Imam As-Sanadi


Bila bermanfaat silahkan share artikel ini

Berikan Komentar Anda terhadap artikel Skema Dana Non Halal Dalam Penetapan Denda Pembiayaan Bermasalah Pada Bank Muamalat

Dimensions Badge

ARTICLE HISTORY


Published: 2022-11-30
Abstract View: 495 times
PDF Download: 729 times